Pada Jumat, 13 Juni 2025, Departemen Dermatologi dan Venereologi (DV), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK), Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan Grand Round, sebuah forum ilmiah rutin yang menjadi wadah pembelajaran kasus nyata dari praktik klinik yang ditemukan di RSUP Dr. Sardjito maupun rumah sakit jejaring DV UGM. Pada kesempatan ini, kegiatan Grand Round turut menghadirkan Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D, seorang ahli dermatologi genetika dari Nanyang Technological University, Singapura, sebagai moderator tamu.

Grand Round merupakan salah satu kegiatan akademik yang bertujuan memperdalam kemampuan klinis dan berpikir kritis para residen melalui presentasi dan diskusi kasus-kasus yang kompleks, langka, atau menantang yang ditemui baik di poli rawat jalan maupun bangsal. Dalam sesi ini, para residen memaparkan beberapa kasus yang membutuhkan pendekatan multidisiplin dan diskusi mendalam dengan Prof. Maurice dan staf DV UGM lainnya.

Kehadiran Prof. Maurice van Steensel membawa nilai tambah dan nuansa baru dalam diskusi. Beliau memberikan perspektif baru dalam memahami penyakit kulit dengan keterlibatan genetik, sesuai dengan keahlian dan pengalaman beliau di bidang genetika. 

Diskusi yang berlangsung selama dua jam ini tidak hanya memperluas wawasan klinis peserta, tetapi juga memperkuat atmosfer akademik antara residen dan staf pengajar. Melalui kegiatan ini, Departemen DV UGM terus menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung Sustainable Development Goal (SDG) nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas.

Gambar 1. Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D dalam kegiatan Grand Round DV UGM, Jumat, 13 Juni 2025

Gambar 2. Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D, bersama staf pengajar dan residen Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM pada kegiatan Grand Round DV UGM

Keywords: Grand Round, SDG 4

Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi