Departemen DV UGM turut berkontribusi dalam kegiatan pengabdian masyarakat melalui keikutsertaan dr. Alessandro Alfieri, M.Med.Sc., Sp.D.V.E sebagai pembicara pada Lokakarya Pengabdian Masyarakat Klaster Non-Bedah dengan tema “Pemberdayaan Kader Puskesmas dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Deteksi Dini Penyakit Kardiometabolik di Usia Anak, Produktif, dan Lanjut Usia.”

Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 27 September 2025 di Aula Kantor Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta ini bertujuan memperkuat kapasitas kader kesehatan dalam mengenali faktor risiko kardiometabolik sekaligus mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini. Penyakit kardiometabolik masih menjadi salah satu tantangan besar di bidang kesehatan masyarakat Indonesia, sehingga keterlibatan kader menjadi kunci dalam upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, kader puskesmas mendapatkan pembekalan tentang strategi praktis edukasi masyarakat, pentingnya skrining kesehatan berkala, serta cara sederhana dalam mengedukasi masyarakat terkait pola hidup sehat. Kehadiran Departemen DV UGM menegaskan dukungan lintas disiplin dalam upaya peningkatan kesadaran dan pencegahan penyakit, sejalan dengan semangat Tridharma Perguruan Tinggi.

Lebih jauh, kegiatan ini juga mencerminkan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif kesehatan, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pemberdayaan kader sebagai ujung tombak pendidikan kesehatan di masyarakat.

Gambar 1. dr. Alessandro Alfieri, M.Med.Sc., Sp.D.V.E memberikan materi dalam Lokakarya Pengabdian Masyarakat Klaster Non-Bedah di Aula Kantor Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta.
Keywords: Pengabdian masyarakat, edukasi kesehatan, penyakit kardiovaskular, penyakit metabolik, SDG 3, SDG 4
Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi