Pada Rabu, 24 September 2025, Departemen DV UGM kembali hadir dalam program edukasi kesehatan masyarakat melalui siaran radio di Sonora Yogyakarta 97,4 FM. Dalam kesempatan ini, dr. Amelia Pungky, residen DVE UGM, menjadi narasumber dalam acara bertajuk “Hemangioma Infantil” yang disiarkan secara langsung pukul 09.00–10.00 WIB.

Hemangioma infantil merupakan salah satu tumor jinak pembuluh darah yang paling sering ditemukan pada bayi. Kondisi ini umumnya muncul beberapa minggu setelah lahir, berkembang pesat pada tahun pertama kehidupan, lalu mengecil secara bertahap. Meskipun sebagian besar hemangioma bersifat jinak dan dapat hilang dengan sendirinya, beberapa kasus dapat menimbulkan komplikasi seperti gangguan fungsi organ atau masalah estetik yang memengaruhi kualitas hidup anak.

Dalam siaran ini, dr. Amel menjelaskan faktor risiko, tanda klinis yang perlu diwaspadai, serta pilihan tatalaksana hemangioma. Beliau juga menekankan pentingnya konsultasi ke dokter spesialis agar penanganan dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai indikasi medis.

Partisipasi residen DVE UGM dalam kegiatan siaran radio ini turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan meningkatkan kesadaran tentang penyakit kulit pada anak, serta SDG nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyebaran pengetahuan medis yang mudah dipahami masyarakat luas.

Gambar 1. dr. Amelia Pungky, residen DVE UGM, menjadi narasumber dalam siaran langsung Radio Sonora Yogyakarta dengan topik “Hemangioma Infantil”.
Keywords: Hemangioma Infantil, siaran radio, edukasi kesehatan, SDG 3, SDG 4
Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi