
Dalam rangka memperingati Eczema Awareness Month 2025, Departemen DV UGM turut berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah bertajuk “Restoring the Shield: Advances in Skin Barrier Function and Filaggrin-based Moisturizers for Various Skin Conditions” yang diselenggarakan pada Sabtu, 4 Oktober 2025.
Pada kesempatan ini, Dr. dr. Niken Trisnowati, M.Sc., Sp.D.V.E, Subsp.D.A staf Departemen DV UGM, menjadi salah satu narasumber yang membawakan materi “Filaggrin: Molecular Key to Skin Barrier Integrity”. Dalam paparannya, dr. Niken menjelaskan peran penting protein filaggrin dalam menjaga keutuhan sawar kulit (skin barrier), yang berfungsi melindungi tubuh dari alergen, mikroorganisme, dan kehilangan air berlebih. Gangguan pada filaggrin diketahui menjadi salah satu faktor utama penyebab berbagai penyakit kulit seperti dermatitis atopik (eksim), iktiosis vulgaris, dan sensitivitas kulit.
Selain membahas dasar molekuler, dr. Niken juga menyoroti perkembangan terkini dalam penggunaan pelembap berbasis filaggrin dan pendekatan terapi yang berfokus pada pemulihan fungsi sawar kulit. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan gangguan kulit kronis dan memberikan arah baru dalam manajemen dermatologi berbasis sains.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG) 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) yang mendukung peningkatan kesehatan kulit masyarakat, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui diseminasi ilmu pengetahuan terkini di bidang dermatologi.

Gambar 1. Staf Departemen DV UGM, Dr. dr. Niken Trisnowati, M.Sc., Sp.D.V.E, Subsp.D.A, menjadi narasumber dalam Webinar Eczema Awareness Month 2025 dengan topik “Filaggrin: Molecular Key to Skin Barrier Integrity”.
Keywords: skin barrier, dermatitis atopik, kulit sensitif, eksim, SDG 3, SDG 4
Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi


