Departemen DV FK-KMK Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan Grand Round Presentation sebagai bagian dari agenda akademik rutin berbasis pembelajaran kasus klinis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 7 November 2025, pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Ruang Kuliah Gedung Radiopoetro Lantai 1. Seperti pelaksanaan sebelumnya, Grand Round dimoderatori oleh Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D. bersama Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E, Subsp.D.T. 

Grand Round merupakan salah satu kegiatan akademik rutin yang bertujuan memperdalam kemampuan klinis dan berpikir kritis para residen DVE UGM melalui presentasi dan diskusi kasus-kasus yang kompleks, langka, atau menantang yang ditemui baik di poli rawat jalan maupun bangsal. Dalam sesi ini, para residen mempresentasikan kasus yang ditemui di layanan rawat jalan maupun rawat inap, dengan fokus pada penegakan diagnosis, pertimbangan diagnosis diferensial, serta pemilihan strategi terapi yang tepat. 

Melalui penyelenggaraan Grand Round secara konsisten, Departemen DV FK-KMK UGM terus memperkuat atmosfer akademik antara residen dan staf pengajar, sekaligus menjaga mutu pendidikan spesialis yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan klinis. Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan kedokteran spesialis, serta SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan bidang kulit dan kelamin yang optimal.

Gambar 1. Suasana Kegiatan Grand Round pada Jumat, 7 November 2025, yang menghadirkan Prof. Maurice dan Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E, Subsp.D.T.

Gambar 2. Suasana kegiatan Grand Round Presentation Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM yang dimoderatori oleh Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D. dan Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E, Subsp.D.T
Keywords: Grand Round, Diskusi Kasus Klinis, Pendidikan Residen, SDG 3, SDG 4
Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi