
Peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), Program Studi Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (DVE), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK), Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwinanda Almira Rizkiani, memberikan presentasi 3-Minute Tesis dengan judul penelitian “Hubungan Antara Rasio Eosinofil Neutrofil dan Rasio Eosinofil Monosit dengan Derajat Keparahan Psoriasis Vulgaris Berdasarkan Psoriasis Area Severity Index (PASI)”. Penelitian ini dilaksanakan dengan bimbingan dr. Fajar Waskito, Sp.D.V.E., Subsp.D.A.I., M.Kes dan Dr. dr. Niken Trisnowati, M.Sc., Sp.D.V.E., Subsp.D.A. Penelitian ini dilaksanakan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dengan desain analitik observasional menggunakan data laboratorium dan penilaian klinis pasien psoriasis vulgaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa REN maupun REM berhubungan signifikan dengan derajat keparahan psoriasis vulgaris dan nilai cut-off REN dan REM menunjukkan kemampuan diskriminatif sedang. Temuan ini mendukung potensi REN dan REM sebagai biomarker hematologi sederhana untuk membantu menilai keparahan penyakit, sehingga dapat menjadi pelengkap evaluasi klinis dalam tatalaksana psoriasis.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kualitas tatalaksana pasien psoriasis, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan riset dan pendidikan dokter spesialis.
Keywords: Tesis, REM, REN, PASI, SDG 3, SDG 4
Link Artikel Sudah Upload : 19 Desember 2025
Penulis: Wega Wisesa Setiabudi


