
Staf Departemen DV FK-KMK Universitas Gadjah Mada kembali berkontribusi dalam kegiatan edukasi berkelanjutan melalui partisipasi dr. Flandiana Yogianti, Ph.D, Sp.D.V.E, Subsp.D.K.E sebagai narasumber pada Webinar Brand Dokter Spesial bertajuk “Microneedling Radio Frequency for Skin Tightening: Diagnosis, Case Analysis, and Procedural Techniques”. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 13.30–15.30 WIB.
Dalam webinar ini, dr. Flandiana membahas secara komprehensif peran microneedling radio frequency (RF) sebagai salah satu teknologi terkini dalam dermatologi estetik, khususnya untuk penanganan pengencangan kulit. Materi mencakup prinsip dasar diagnosis pasien, pemilihan indikasi yang tepat, analisis kasus klinis, hingga tahapan teknis prosedur yang aman dan efektif. Pendekatan berbasis bukti ditekankan untuk membantu dokter memahami manfaat, keterbatasan, serta potensi risiko dari prosedur microneedling RF dalam praktik sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta webinar memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan teknologi estetik modern secara rasional dan bertanggung jawab, sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan dermatologi estetik yang berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien.
Kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan kulit, serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan mendukung pengembangan kompetensi dan pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga medis.

Gambar 1. dr. Flandiana Yogianti, Ph.D, Sp.D.V.E, Subsp.D.K.E, staf Departemen DV UGM, sebagai narasumber dalam Webinar Brand Dokter Spesial bertema “Microneedling Radio Frequency for Skin Tightening: Diagnosis, Case Analysis, and Procedural Techniques”.
Keywords: Microneedling Radio Frequency, Dermatologi Estetik, Skin Tightening, Webinar Kedokteran, Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan, Teknologi Estetik, SDG 3, SDG 4
Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi


