
Departemen Dermatologi dan Venereologi (DV) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) turut ambil bagian dalam kegiatan respon bencana banjir yang terjadi akibat Siklon Tropis Senyar di Provinsi Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, Residen DVE UGM, dr. Cut Aigia Wulan Safitri berperan sebagai relawan medis yang terlibat langsung dalam upaya tanggap darurat di wilayah terdampak. Kehadiran tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan medis awal, penanganan keluhan kesehatan masyarakat, serta pencegahan penyakit kulit dan infeksi yang kerap meningkat pasca bencana banjir akibat kondisi lingkungan yang tidak higienis dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan.
Partisipasi ini mencerminkan komitmen Departemen DV FK-KMK UGM dalam menjalankan peran pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada situasi krisis dan bencana alam. Keterlibatan tenaga medis dalam respon bencana menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan kesehatan masyarakat dan perlindungan kelompok rentan di daerah terdampak. Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penyediaan layanan kesehatan darurat, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan mendukung respon terhadap dampak bencana yang berkaitan dengan fenomena iklim ekstrim.

Gambar 1. Residen DVE UGM, dr. Cut Aigia Wulan Safitri, sebagai relawan medis dalam kegiatan respon bencana banjir akibat Siklon Tropis Senyar di wilayah Aceh.

Gambar 2. Kegiatan pelayanan kesehatan dan pendampingan masyarakat oleh tim relawan di lokasi terdampak banjir akibat Siklon Tropis Senyar.
Keywords: Respon bencana banjir, pengabdian kepada masyarakat, Dermatologi dan Venereologi UGM, kesehatan kulit pascabencana, SDG 3, SDG 13
Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi, Nur Aida Oktasari


