
Staf Departemen DV FK-KMK UGM, Prof. Dr. dr. Yohanes Widodo Wirohadidjojo, Sp.D.V.E, Subsp.O.B.K, berpartisipasi sebagai pembicara dalam Seminar Kolaborasi UGM dan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia bertajuk “Pengembangan dan Pemanfaatan Sekretom dalam Layanan Rumah Sakit”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Auditorium Gedung Tahir Lantai 1 FK-KMK UGM, pukul 08.30–10.00 WIB.
Dalam paparannya, Prof. Yohanes membahas perkembangan terkini riset sekretom, mulai dari konsep dasar, potensi terapeutik, hingga tantangan dan peluang implementasinya dalam layanan rumah sakit. Sekretom dipaparkan sebagai salah satu inovasi biomedis yang menjanjikan dalam mendukung terapi regeneratif dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang dermatologi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi, peneliti, industri, dan fasilitas pelayanan kesehatan agar hasil riset dapat diterjemahkan secara optimal ke dalam praktik klinis yang aman dan berbasis bukti. Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran gagasan lintas disiplin dalam upaya mendorong inovasi kesehatan yang berkelanjutan.
Melalui seminar ini, DV FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi medis, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pemanfaatan inovasi terapi untuk meningkatkan layanan kesehatan, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan riset dan penerapan teknologi kesehatan di rumah sakit.

Gambar 1. Prof. Dr. dr. Yohanes Widodo Wirohadidjojo, Sp.D.V.E, Subsp.O.B.K menyampaikan materi mengenai pengembangan dan pemanfaatan sekretom dalam layanan rumah sakit pada Seminar Kolaborasi UGM dan SCCR Indonesia di Auditorium Gedung Tahir FK-KMK UGM.
Keywords: sekretom, terapi regeneratif, inovasi kesehatan, riset biomedis, kolaborasi akademik, SDG 3, SDG 9
Penulis: Widya Khairunnisa Sarkowi, Wega Wisesa Setiabudi


