
Sebagai bagian dari upaya memperluas kontribusi dalam bidang kesehatan masyarakat, dr. Sri Awalia Febriana, M.Kes., Sp.D.V.E., Subsp.D.A.I., Ph.D., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada, sebagai ketua dalam kegiatan Well Teen: Model Edukasi untuk Mendukung Resiliensi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026, sebagai forum pembelajaran yang menyoroti pentingnya pendekatan edukatif dan dukungan psikososial dalam mendampingi anak yang berhadapan dengan hukum agar mampu menghadapi berbagai tantangan secara adaptif.
Melalui rangkaian sesi yang diselenggarakan, peserta memperoleh wawasan mengenai konsep resiliensi pada anak, strategi edukasi yang efektif, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Program ini juga menekankan bahwa penguatan aspek psikososial merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, dan kesejahteraan anak, khususnya bagi mereka yang menghadapi situasi hukum.
Keikutsertaan staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kesehatan yang berorientasi pada pendekatan holistik dan inklusif. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals(SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui penguatan kesehatan mental dan kesejahteraan, SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses terhadap edukasi yang berkualitas, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui dukungan terhadap upaya perlindungan dan pemberdayaan anak yang berhadapan dengan hukum.

dr. Sri Awalia Febriana, M.Kes., Sp.D.V.E., Subsp.D.A.I., Ph.D. berpartisipasi dalam kegiatan Well Teen: Model Edukasi untuk Mendukung Resiliensi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH)
Keywords: Well Teen, Resiliensi Anak Berhadapan dengan Hukum, Departemen Dermatologi dan Venereologi, SDG 3, SDG 4, SDG 16
Penulis: Nur Aida Oktasari, Anggit Mora Cita Harahap, Wega Wisesa Setiabudi


