
Jumat, 21 Agustus 2026, Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E., Subsp.D.T., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK Universitas Gadjah Mada, berperan sebagai moderator dalam kegiatan “Dermatology Grand Round with Professor Maurice van Steensel” yang diselenggarakan secara daring. Kegiatan ini turut menghadirkan Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D., dari Nanyang Technological University sebagai guest moderator, sehingga forum ilmiah tersebut mempertemukan akademisi dari berbagai institusi dalam satu ruang diskusi.
Berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif, Dermatology Grand Round menjadi wadah untuk bertukar pengetahuan dan memperkaya perspektif dalam bidang Dermatologi dan Venereologi. Kehadiran Prof. Maurice van Steensel sebagai guest moderator memberikan kontribusi terhadap dinamika diskusi serta membuka ruang pertukaran pengalaman dan wawasan keilmuan lintas institusi. Peran Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono sebagai moderator turut mendukung jalannya kegiatan agar diskusi berlangsung secara terarah dan konstruktif.
Lebih dari sekadar forum ilmiah, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya diskusi akademik sekaligus membuka peluang pengembangan jejaring dan kolaborasi di bidang Dermatologi dan Venereologi. Pelaksanaan kegiatan secara daring juga mendukung pertukaran pengetahuan tanpa batas geografis. Inisiatif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG-4: Pendidikan Bermutu melalui penguatan pembelajaran dan pertukaran pengetahuan akademik, serta SDG-17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan jejaring dan kolaborasi antarinstitusi dalam bidang pendidikan dan keilmuan.

Gambar 1. Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E., Subsp.D.T. dan Professor Maurice van Steensel
berperan sebagai moderator dalam kegiatan Dermatology Grand Round
Keyword: Dermatology Grand Round; Kolaborasi akademik; SDG-4; SDG-17
Penulis: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi


