Penguatan kompetensi dalam pemanfaatan teknologi fluoresensi menjadi fokus dalam Workshop Klasikal IF-FITC: Optimalisasi Fluoresensi dalam Praktik Klinis, dari Teori hingga Aplikasi yang menghadirkan dr. Dyah Ayu Mira Oktarina, Ph.D., Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), sebagai narasumber. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, di Departemen Patologi Anatomik FK-KMK UGM.
Melalui workshop ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan teknik fluoresensi, mulai dari pemahaman konsep hingga penerapannya dalam praktik klinis. Penyampaian materi secara bertahap dari teori menuju aplikasi memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami potensi teknik fluoresensi sebagai bagian dari pendekatan pemeriksaan dan pengembangan praktik klinis. Kehadiran dr. Dyah Ayu Mira Oktarina sebagai narasumber turut memperkaya perspektif keilmuan serta mendorong pertukaran pengetahuan lintas bidang dalam lingkungan FK-KMK UGM.
Pengembangan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi fluoresensi diharapkan dapat mendukung pemanfaatan teknologi secara tepat dalam praktik klinis serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan kapasitas dalam mendukung pelayanan kesehatan, serta SDGs ke-9, yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengembangan dan pemanfaatan inovasi teknologi dalam bidang kesehatan.
Keywords: Teknik Fluoresensi; Praktik Klinis; SDG-3; SDG-9
Penulis: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi