Perspektif mengenai mekanisme kompleks rosacea menjadi salah satu topik yang dibahas dalam ARUNA International Summit 2026 pada Jumat, 4 September 2026. Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, dr. Flandiana Yogianti, Ph.D., Sp.D.V.E., Subsp.D.K.E., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK Universitas Gadjah Mada, hadir sebagai narasumber dengan topik “The Exposome–Skin Barrier–Inflammation Axis: Emerging Insights into Rosacea Pathogenesis and Management”.
Melalui pemaparannya, dr. Flandiana mengulas keterkaitan antara exposome, skin barrier, dan inflamasi dalam memahami patogenesis rosacea. Pembahasan mengenai exposome memberikan perspektif yang lebih luas mengenai berbagai faktor lingkungan dan paparan yang dapat berinteraksi dengan kondisi kulit, sementara pemahaman terhadap fungsi sawar kulit dan proses inflamasi menjadi bagian penting dalam melihat mekanisme terjadinya rosacea secara lebih menyeluruh. Perspektif tersebut turut membuka ruang diskusi mengenai perkembangan pemahaman ilmiah dan pendekatan tata laksana rosacea.
Partisipasi dalam forum ilmiah ini diharapkan dapat memperkaya wawasan serta mendorong penerapan pendekatan yang lebih komprehensif dalam penanganan rosacea. Pertukaran pengetahuan melalui kegiatan ilmiah juga mendukung pengembangan kapasitas profesional dan jejaring akademik di bidang dermatologi. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pengetahuan untuk mendukung pelayanan kesehatan, serta SDG-4: Pendidikan Bermutu melalui pembelajaran dan pertukaran pengetahuan dalam forum ilmiah.

Keyword:Rosacea; Exposome–skin barrier–inflammation axis; SDG-3 dan SDG-4
Penulis: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi