Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam kegiatan Tirakatan dan BUsebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis FK-KMK UGM ke-80 yang mengusung tema “Refleksi Pendidikan Kedokteran dari Masa ke Masa”. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Selasar Gedung Radiopoetro Lantai 1, FK-KMK UGM. Pada kesempatan ini, civitas akademika FK-KMK UGM berkumpul untuk mengikuti rangkaian acara refleksi sekaligus kegiatan Buka Bersama yang menjadi momen kebersamaan dalam memperingati perjalanan panjang institusi pendidikan kedokteran tersebut.

Dalam acara inti, Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E., Subsp.D.T turut hadir sebagai salah satu pembicara yang menyampaikan refleksi mengenai perkembangan pendidikan kedokteran dari masa ke masa. Melalui pemaparan tersebut, peserta diajak meninjau kembali dinamika perubahan sistem pendidikan, tantangan yang dihadapi, serta kontribusi institusi dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas. Kegiatan tirakatan dan buka bersama ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi sivitas akademika untuk mempererat hubungan serta memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan FK-KMK UGM.

Momentum reflektif ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat keberlanjutan dalam pengembangan pendidikan kedokteran di masa depan. Selain memperkuat nilai kebersamaan, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta tujuan SDG 4 mengenai pendidikan berkualitas, melalui penguatan peran institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul dan berdampak bagi masyarakat.

Gambar 1. Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E., Subsp.D.T sebagai pembicara dalam kegiatan tirakatan dan buka puasa bersama sebagai rangkaian dari peringatan Dies Natalis FK-KMK UGM ke-80
Keywords: Tirakatan, Dies Natalis FK-KMK UGM, SDG 3, SDG 4
Penulis: Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi, Widya Khairunnisa Sarkowi