
Berbagai upaya penguatan kapasitas akademik terus dilakukan Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK Universitas Gadjah Mada melalui forum ilmiah yang menghadirkan pakar dari berbagai institusi. Pada Jumat, 28 Agustus 2026, Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E., Subsp.D.T., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM, berperan sebagai moderator dalam kegiatan “Dermatology Grand Round with Professor Maurice van Steensel” yang diselenggarakan secara daring. Kegiatan ini turut menghadirkan Prof. Maurice van Steensel, M.D., Ph.D., dari Nanyang Technological University sebagai guest moderator.
Forum Dermatology Grand Round menjadi ruang untuk memperkaya wawasan sekaligus memperkuat diskusi ilmiah di bidang Dermatologi dan Venereologi. Kehadiran Prof. Maurice van Steensel memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh perspektif akademik dari institusi internasional serta bertukar gagasan dalam suasana ilmiah. Peran moderator dalam kegiatan ini turut mendukung jalannya diskusi agar berlangsung secara terarah, interaktif, dan konstruktif.
Pertukaran pengetahuan melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan wawasan keilmuan sekaligus memperluas jejaring akademik di bidang Dermatologi dan Venereologi. Penyelenggaraan forum ilmiah dengan melibatkan akademisi lintas institusi juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG-4: Pendidikan Bermutu melalui penguatan proses pembelajaran dan pertukaran pengetahuan, serta SDG-17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan kolaborasi dan jejaring akademik internasional.

Gambar 1. Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E., Subsp.D.T., staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FK-KMK UGM, berperan sebagai moderator dalam kegiatan “Dermatology Grand Round with Professor Maurice van Steensel
Keyword: Dermatology Grand Round; Kolaborasi akademik; SDG-4 dan SDG-17
Penulis: Anggit Mora Cita Harahap, Nur Aida Oktasari, Wega Wisesa Setiabudi


