Penelitian dalam dunia kedokteran, termasuk dermatologi, saat ini tengah bergerak menuju penelitian berbasis molekuler. Penelitian berbasis molekuler tidak hanya berguna untuk keperluan prosedur diagnosis, namun juga dalam terapi. Menyikapi tren tersebut, Prof. Maurice van Stensel dari  Skin Research Institute of Singapore, Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Singapore, Singapore dan Lee Kong Chian School […]

Penyakit lepra tau kusta masih menjadi problematika kesehatan di Indonesia. Selain masalah pada diagnosis, masalah terapi, serta stigma yang ada di masyaraat masih menjadi hambatan dalam manajemen lepra di Indonesia. Oleh karena itu, kerjasama di masa mendatang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan yang tak kunjung selesai tersebut. Kegiatan yang diprakarsai sekaligus diketuai oleh Prof. Dr. dr. […]

Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan kembali menggelar simposium dan workshop bertajuk Simposium Acne and Sebaceous Gland Disorders dan Workshop Update in Dermatotherapy Practice. Kegiatan ini digelar dalam rangka Annual Scientific Meeting 2019 yang rutin diadakan dalam rangkaian acara untuk memperingati hari jadi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. Simposium dan […]

Departemen Dermatologi Venereologi kembali merebut posisi ke empat atau juara harapan I dalam lomba paduan suara Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM tahun 2019. Tim paduan suara Departemen Dermatologi Venereologi berhasil menyisihkan 14 tim lain yang turut berpartisipasi dalam lomba yang digelar rutin untuk memperingati HUT FKKMK UGM dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Pada […]

Kemajuan teknologi yang berkembang pesat, serta perubahan kondisi kesehatan masyarakat di Indonesia yang meliputi peribahan prevalensi penyakit, serta kebijakan system kesehatan manusia akan mempengaruhi proses belajar mengajar bagi dokter yang menjalani pendidikan profesi klinis. Tantangan tersebut perlu dipersiapkan dengan menyusun dan memperbaiki kurikulum ysecara periodic dengan mempertimbangkan situasi baik dalam dunia pendidikan, teknologi kesehatan, maupun […]

Departemen Departemen Dermatologi dan Venereologi FKKMK UGM kembali melakukan rapat koordinasi untuk pelaksanaan kegiatan tahun 2018 dan perencanaan anggaran tahun 2019. Rapat tersebut rutin diadakan 2 kali dalam 1 tahun agar koordinasi kegiatan di Departemen DV dapat lebih baik. Rapat yang dihadiri oleh seluruh staff pendidikan maupun tenaga kependidikan tersebut diadakan pada hari Minggu, 9 […]

Sebagai upaya pengembangan kegiatan penelitian, Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran, kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada terus berupaya menjalin kerjasama dengan institusi luar negeri. Salah satu kolaborasi yang akan dilakukan adalah kerjasama dengan institusi-institusi penelitian di Singapura. Pada tanggal 5 hingga 7 Desember 2018, sejumlah staff pengajar Departemen DV FKKMK UGM melakukan benchmarking […]

Ujian kompetensi nasional merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh oleh seorang peserta pendidikan dokter spesialis I (PPDS I) dermatologi dan venereologi untuk dapat menyandang gelar sebagai spesialis dermatologi dan venereologi (Sp.DV). Dalam ujian tersebut, peserta akan diuji pemahaman dan penguasaan materi yang selama ini telah didapatkan, sehingga dinilai layak untuk melakukan praktek  dermatologi dan […]

Sejumlah tenaga kependidikan Departemen Dermatologi dan Venereologi FKKMK UGM mengikuti kegiatan outbound yang diselenggarakan di Bromo, Jawa TImur. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut, yakni 27-28 Oktober 2018, bertujuan untuk meningkatkan solidaritas tenaga kependidikan di lingkungan fakultas sehingga akan tercipta suasana kinerja yang kekeluargaan. Selain tenaga kependidikan dari Departemen Dermatologi dan Venereologi, acara tersebut […]

Alergi obat merupakan salah satu permasalahan dermatologi yang sering ditemukan dalam praktik klinis sehari-hari. Berbagai macam obat telah diketahui mampu menyebabkan reaksi alergi dengan bentuk dan tingka keparahan yang bermacam-macam. Banyaknya kasus alergi obat yang teerjadi,serta permasalahan mengenai tingginya tingkat morbiditas dan mortalitas akibat reaksi alergi obat yang berat masih menjadi tugas bagi peneliti dan […]